Today Top Reading

Showing posts with label Manajemen Surga. Show all posts
Showing posts with label Manajemen Surga. Show all posts

Monday, June 24, 2013

Manajemen Surga atau Manajemen Nerakakah Kita?

Manajemen adalah sebuah seni dalam menata kehidupan secara umum dan secara khusus adalah seni dalam mengelola perusahaan. 

Manajemen Surga adalah manajemen yang target akhirnya adalah surga. Sedangkan Manajemen Neraka targetnya adalah Neraka.

Manajemen Surga berorientasi pada pengabdian kepada Tuhan (God Oriented), sedangkan Manajemen Neraka berorientasi pada pengabdian kepada setan dan segala unsur yang dilarang oleh Sang Maha Suci.

Manajemen Surga merencanakan untuk hidup selamanya di Surga (Heaven Planning), sedangkan Manajemen Neraka merencanakan untuk hidup selamanya didunia dan di Neraka (Hell Planning).

Dalam menjalani kehidupan ini, seringkali kita terlupakan bahwa target kehidupan kita adalah Kehidupan Surgawi untuk itulah dibutuhkan Manajemen Surga guna mengelola kehidupan kita yang berbasis surgawi. 

Setiap manusia atau perusahaan yang memiliki basis Manajemen Surgawi akan sangat berbeda sistemnya dengan Manajemen berbasis Neraka. 


Jika didalam perusahaan kita yang diutamakan adalah materi kehidupan duniawi yang dituhankan, maka kita berada dalam Manajemen Neraka.

Namun jika perusahaan kita berbasis kebaikan, manfaat dan menata kehidupan yang lebih baik maka kemungkinan besar kita berada dalam Manajemen Surgawi. Inilah jalan yang benar dan jalan yang lurus. 

Manajemen Neraka membuat orang-orang yang berada didalamnya bagaikan orang-orang yang berada di Neraka. Tidak memakai hati nurani, tidak menggunakan perasaan dan tidak memiliki ketenangan apalagi kebahagiaan. 

Manajemen Neraka hanya mentuhankan materi dan kepentingan sesaat. Manajemen Neraka membuat orang-orang yang bekerja tidak mulia sebagai manusia malah menjerumuskan manusia ke lembah nista dan akan semakin terpuruk jika tidak segera dibantu dalam menemukan kembali Jalan yang Lurus ke Manajemen Surgawi.

Manajemen Neraka menghalalkan segala cara demi memuaskan nafsu setan yang sesaat. Dan orang-orang yang telah masuk dalam Manajemen Neraka ini akan sangat sulit keluar dari lingkaran setan Manajemen Neraka. Biasanya Manajemen Neraka akan memberikan iming-iming dan angan-angan duniawi yang sesaat. Bisa dengan sesuatu yang manis seperti wanita-wanita yang diperjual belikan dengan nilai yang murah ataupun bisa dimulai dengan pemberian awal berupa "rokok" dan hal-hal yang memiliki unsur candu agar kita terjerat dalam lingkaran setan tersebut. Jebakan utama dalam Manajemen Neraka adalah pergaulan yang salah.

Sangat tidak mudah jika seseorang telah masuk dalam lingkaran setan ini.  Orang-orang yang berada dalam manajemen neraka merusak diri dan kehidupannya mulai dari awalnya merokok, meminum minuman keras, bermain judi, hingga bermain wanita dan mempermainkan berkah kehidupan yang telah diberikan Allah kepadanya.

Dibutuhkan bantuan dari kerabat atau lingkungan agar dapat membantu orang-orang yang telah terjerat dalam lingkaran "Manajemen Neraka". 

Lain halnya dengan kondisi Manajemen Surgawi. Orang-orang yang bekerja dan berada dalam Manajemen Surga bekerja dengan target untuk ibadah kepada Allah. Karena target bekerja adalah sebagai perwujudan perintah Allah maka yang diperoleh adalah ketenangan, keberuntungan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak. 

Orang-orang yang berada dalam Manajemen Surga berisi orang-orang yang berlakuan baik dan saling memuliakan sebagai manusia antara satu dengan yang lainnya. 

Yang mereka cari bukanlah materi duniawi namun sebuah ketenangan dan keberkahan serta ridha Allah SWT. Tidak ada satupun orang yang ingin merugikan atau merusak kehidupan orang lain karena yang ada adalah keingingan yang tulus untuk menata kehidupan bukan malah merusak kehidupan. 

Manajemen Surga adalah sebuah seni yang mengelola hati dan fikiran serta jiwa agar tetap sesuai dengan target-target yang diberikan Allah SWT. 

Target Utama dalam kehidupan adalah untuk kembali ke Surga Allah SWT, dimana disanalah tempat terbaik yang kekal nan abadi. 

Jalan-jalan yang dilalui Manajemen Surgawi adalah sebuah Jalan yang Lurus bukan jalan yang berkelok dan bengkok.

Karena jalan yang lurus bagaikan sebuah jalan tol dengan Manajemen Surgawi maka yang ada adalah lingkungan yang bersih, rapi dan suci serta indah dipandang mata.

Setiap pandangan mengingatkan kita akan ketenangan sungai-sungai surgawi yang bening dan bersih.

Manajemen Surga adalah sebuah kebutuhan jiwa dan diri kita yang hakiki. 

Kita semua sesungguhnya membutuhkan cara-cara terbaik dalam mengelola hati dan jiwa kita agar tetap berada di Jalan yang Lurus, yaitu Jalan yang diridhai Allah SWT. 

 









Monday, June 3, 2013

Manajemen Kebahagiaan "The Happiness Management"


Saya belajar Manajemen dari dulu hingga sampai saat ini.

Namun satu hal yang selalu menjadi pertanyaan saya adalah: Apakah ilmu Manajemen ini dapat mengantarkan saya ke surga yang sudah menjadi tujuan pasti hidup saya nantinya?

Dimulai dengan pertanyaan inilah saya mulai membuka-buka pelajaran tentang Manajemen yang dulu saya pelajari sewaktu masih kuliah dulu baik waktu di Australia dan sewatku masih kuliah di Trisakti Jakarta.

Pertanyaan-pertanyaan yang selalu hadir ini, dengan tiba-tiba selalu ada dalam batin dan fikiran saya.

Lalu perlahan-lahan setiap malam memberikan berbagai masukan-masukan yang entah darimana asalnya tiba-tiba muncul saja dalam fikiran hati dan jiwa saya.

Sejak itulah saya memulai menulis dan membagikan tentang Manajemen Kebahagiaan yang ternyata sangat dicari dan dibutuhkan terutama oleh diri saya pribadi, kerabat dan orang-orang pada umumnya.

Maka dimulailah sebuah perjalanan menuju Surga Allah dengan menggunakan ilmu Manajemen yang semoga jika hal ini bermanfaat buat diri saya pribadi semoga demikian juga dapat memberi manfaat bagi orang-orang yang membutuhkannya.

Manajemen sendiri adalah ilmu yang sederhana.

Manajemen berarti mengelola dalam artian yang utuh merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan untuk mencapai TARGET secara EFEKTIF dan EFISIEN.

Jadi intinya adalah sebuh PROSES PENGELOLAAN mencapai TARGET-TARGET kehidupan kita secara EFEKTIF dan EFISIEN.

Nah...

Dalam setiap kehidupan kita, tentunya ada TARGET-TARGET yang ingin kita raih. Dan pada umumnya hakekatnya manusia menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya baik didunia maupun diakhirat kelak.

Namun dalam mencapai proses kebahagiaan ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena tidak adanya ilmu yang diajarkan di sekolah maupun di bangku kuliah bagaimana memperoleh kebahagiaan itu.

Kita masih diajarkan tahapan-tahapan dasar dalam mencapai kebahagiaan materi. Seperti bagaimana belajar Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Ekonomi, Manajemen Wirausaha dan Manajemen-manajemen lainnya yang semuanya sebenarnya bertujuan untuk mengangkat harkat kita sebagai manusia selama berada di dunia.

Lalu bagaimana jika kita sudah paham dalam ilmu-ilmu dalam meraih dunia namun ternyata ilmu-ilmu tadi tidak mampu mengantarkan kita ke tempat target utama kita yaitu Surga yang diperuntukkan bagi setiap manusia?...

Pertanyaan saya, bagaimana caranya agar segala yang kita lakukan mampu mengantarkan kita ke pintu surga?...

Lalu apakah semua yang telah kita usahakan selama ini telah membuat kita bahagia?...

Apakah semua yang telah kita dapatkan di dunia dapat memberikan sebuah "Asset Sejati" yang memberikan amalan terus menerus bahkan saat kita telah tiada di dunia?....

Saya melihat begitu banyak kerabat dan orang-orang lainnya terjebak dengan pencarian kebahagiaan. Mereka seakan tenggelam dan tidak mampu bangkit dari keterpurukan dan arus yang selalu menyeret mereka semakin jauh dari kebahagiaan yang mereka cari.

Jebakan-jebakan maut ini telah memakan banyak jiwa dan perasaan. Begitu banyak orang baik muda maupun yang tua telah terkorbankan sia-sia karena ulah segelintir orang yang salah dalam manajemen hidupnya.

Berapa banyak orang tua yang mengorbankan kehidupan dirinya dan anak-anaknya karena ketidak pahaman dalam Manajemen Kebahagiaan?...

Saat ini sedang tersesat dan tenggelam dan membutuhkan bantuan agar mereka dapat keluar dari keadaan yang menderitakan?

Untuk itulah sangat mendesak ilmu yang mengajarkan tentang Manajemen Kebahagiaan bagi setiap manusia yang ingin memperoleh proses perjalan hidup yang lebih baik dan membahagiakan diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

Manajemen Kebahagiaan memberikan ilmu tentang pengelolaan Body, Mind, Heart and Soul agar kita dapat mencapai target-target kehidupan kita secara efektif dan efisien sehingga pada akhirnya kita mampu kembali ke Surga Allah sesuai dengan tujuan Allah SWT.








Friday, February 8, 2013

Rahasia Manajemen Bismillah


Dahsyatnya Manajemen Bismillah, mungkin masih belum banyak yang menerapkannya, padahal Bismillah adalah sebuah pernyataan Kekuatan Kasih dan Sayang dari Allah untuk merubah sesuatu....Love can CHANGE EVERYTHING.

Dengan bismillah berarti kita mengikutkan Allah dalam aktifitas kita, dan dengan ijin Allah maka segalanya dapat berubah....

Dengan menyebut Bismillah artinya kita memberikan Kasih dan Sayang yang tulus sebagai perwujudan Kasih dan Sayang Allah SWT....

Dengan Kasih dan Sayang, kita dapat merubah segalanya....

Kita dapat kemana saja dengan memiliki kekuatan Kasih dan Sayang.....Bandingkan dengan manajemen konflik, maka kita akan kesulitan kemanapun kita ingin pergi.

Kitapun dapat memperoleh segalanya dengan kekuatan Kasih dan Sayang....Sedangkan manajemen kebencian (manajemen konflik) hanya akan memperoleh kesengsaraan dan kehancuran bagi diri kita dan orang-orang di sekitar kita.

Contoh sederhana, anak kita.....
jika kita mencintainya...maka apapun kebutuhannya akan selalu kita upayakan agar terpenuhi....

Begitu juga Allah SWT, karena kasih dan sayangnyalah maka semua kebutuhan kita selalu dipenuhi dan disediakan lengkap di bumi.

Dengan Bismillah atau the power of Love from God, maka segala sesuatunya dapat dibangun. Bandingkan jika tanpa cinta dan sayang....dapatkah kita membangun sebuah rumah nan indah?.....

Dengan Kasih dan Sayanglah ada banyak bangunan-bangunan nan indah dibangun di muka bumi ini.....


Sebaliknya dengan kebencian maka akan ada banyak bangunan-bangunan yang indah dihancurkan sia-sia atas nama egoisme kepercayaan yang sesat.

Sungguh dahsyat kekuatan Bismillah, yang sebenarnya telah terprogram ke dalam hati setiap manusia....

Hanya saja, kekuatan Cinta dan Sayang dari Allah SWT, banyak yang tidak mempergunakannya yang akibatnya banyak terjadi perselisihan dan penghancuran....

Jika saja kita memahami, bahwa setiap aktifitas kita selalu dilandasi oleh rasa Kasih dan Sayang....

Maka saya yakin kehidupan dunia akan indah dan membahagiakan....bukankah Allah telah mempersiapkan semua tempat di dunia dengan fasilitasnya semata-mata agar semua ciptaanNya hidup di jalan yang lurus agar hidup tentram dan bahagia....

Manajemen Bismillah, jauh dari sifat-sifat syetan yang mementingkan egiosme kebanggaaan demi atas nama kehebatan kelompok tertentu. Padahal kita semua bersumber dari Sang Maha Suci Allah SWT. Jika Allah menciptakan segala sesuatu dengan penuh rasa kasih dan sayang, masih inginkah kita menghancurkan ciptaanNya?....terutama ciptaanNya yang sempurna dan sangat Allah Cintai Sang Manusia itu sendiri....

Manajemen Bismillah adalah manajemen yang mensyaratkan Kasih dan Sayang dalam setiap kegiatan sehari-hari. 

Bismillah diucapkan setiap kali memulai sesuatu, untuk memperoleh bimbingan dan Sang Maha Kasih dan dijauhkan dari sifat syetan yang menghancurkan dan menyengsarakan....

Bismillah tidak hanya diucpakan namun sebaiknya dipahami, bahwa dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang diharapkan kita mewujudkannya pula dalam setiap aktifitas yang penuh dengan Kasih dan Sayang.....

Percaya dan yakini, bahwa setiap aktifitas yang niat dan awalnya semata-mata untuk memberikan Kasih dan Sayang akan memberikan berbagai keindahan, ketentraman dan kebahagiaan bagi seluruh alam semesta....

Kutipan dari ayat Suci:
قال الله عز و جل : أنا الرحمن وانا خلقت الرحم واشتققت لها من اسمى فمن وصلها وصلته ومن قطعها قطعته
Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku al Rahman dan Aku menciptakan al rahim. Dan Aku ambil al rahim dari nama-Ku, maka siapa yang menyambungnya (silaturrahim), Aku akan menyambungnya dan siapa yang memutuskannya, niscaya Aku akan memutuskan (kasih sayang-Ku) kepadanya.




Video The Power of Bismillah: