Today Top Reading

Tuesday, November 13, 2012

Tentang Orang Bugis

Orang Bugis adalah salah satu suku dari ribuan suku yang ada di Indonesia. Orang Bugis artinya orang Sulawesi Selatan yang berasal dari suku Bugis terutama mereka yang berasal dari beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan yaitu kabupaten Bone, Pare-pare, Barru, Rappang, Soppeng, Luwu, Wajo, Selayar dan Bulukumba. Orang-orang Bugis ini, kemudian banyak yang merantau ke Kota Makassar sebuah kota multietnis termpat bercampurnya suku-suku lain yang ada di Sulawesi Selatan seperti suku Makassar, Mandar, dan Toraja. Dalam menganut kepecayaan hampir 100% suku Bugis, Makassar dan Mandar memeluk agama Islam, sedangkan suku Toraja yang berada di ujung utara Sulawesi Selatan memeluk agama Kristen. 

Orang Bugis, umumnya dikenal sebagai sosok yang ulet, cerdas, berani dan suka berpetualang. Darah ini memang diturunkan dari nenek moyang yang seorang pelaut ulung yang berani mengarungi lautan dengan perahu Phinisinya. Karena sosok yang pemberani itulah maka tidak jarang setiap tantangan akan selalu berani dihadapinya walau maut taruhannya.

Orang Bugis, dikenal juga sebagai orang yang pantang menyerah, karena semboyan yang ditorehkan semenjak dari jaman dahulu kala berupa kalimat: Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut ke Pantai. Semboyan inilah yang selalu dibawa, setiap perantau Bugis agar dapat sukses di perantauannya. Kata-kata inilah yang seringkali memberi semangat jika orang Bugis, sedang menghadapi suatu permasalahan.  

Dalam menghadapi masalah, diharapkan setiap orang Bugis tidak lari dari masalah, namun sebaliknya dapat menghadapi masalah tersebut dengan gagah berani bagai pelaut yang berani menghadapi lautan luas. 

Tidak jarang, orang Bugis tampil didepan untuk memberikan ide-ide dan solusi serta tampilan yang berbeda dengan orang kebanyakan. 

Beberapa nama orang Bugis yang selalu menjadi teladan bagi orang Bugis adalah:


  • Prof. DR. Eng. BJ. Habibie, seorang jenius dalam teknologi pesawat dan mantan presiden RI. Beliau lahir di Parepare Sulawesi Selatan
  • Drs. Jusuf Kalla, pengusaha dan negarawan yang sukses serta mantan wakil presiden RI, beliau lahir di Bone Sulawesi Selatan.
  • Baharuddin Lopa SH, seorang praktisi hukum yang berani dalam membela idealisme, beliau lahir di Mandar Sulawesi Selatan.
  • Jenderal M. Yusuf, sosok jenderal yang berani dalam membela kebenaran, beliau lahir di Bone Sul-Sel.
  • Tanri Abeng MBA, Seorang Manajer pertama Indonesia yang berjulukan Manajer 1 Milyar. Lahir di Pulau Selayar Sul-Sel.
  • Sophan Sophiaan, seorang artis dan anggota DPR yang memegang teguh idealismenya lahir di Makassar.
  • Prof. Quraish Shihab, lahir di Rappang Sulawesi Selatan adalah seorang ulama Islam yang ahli dalam bidang tafsir Al-Quran.  
  • Abraham Samad, lahir di Makassar adalah seorang ketua KPK dan pejuang Anti Korupsi.
  • Prof. Dr. Nasaruddin Umar, lahir di Bone Sulawesi Selatan adalah seorang wakil menteri agama RI yang bersahaja dan pandai dalam berdialog. 
  • Mario Teguh, lahir di Makassar adalah seorang motivator Indonesia yang inspiratif dan cerdas dengan "Golden Ways"nya mampu memberikan nilai-nilai positif dan semangat dalam hidup yang lebih baik dan lebih sukses. 
  • Ustad Nur Maulana, seorang ustad yang terkenal lucu namun paham ilmu Islam, dalam setiap memberikan ceramah berkesan lucu dan mudah dipahami. Beliau lahir di Makassar Sulawesi Selatan.
  • Andi Meriam Mattalatta, seorang artis penyanyi cantik dengan suara yang merdu. Ibu manis ini lahir di Makassar Sulawesi Selatan.

Dari beberapa nama orang Bugis ini, bisa dilihat karakter orang Bugis secara umum yaitu:
Memiliki keteguhan dalam keyakinan
Memiliki kemauan yang keras, sehingga terkesan keras kepala dan tidak mau mengalah
Memiliki keberanian yang luar biasa, jika berada di pihak yang benar.
Memiliki keuletan dalam belajar dan bekerja. 
Memiliki keinginan untuk selalu berbagi terutama dalam kesetiakawanan. 
Memiliki rasa kepatuhan yang amat tinggi terutama pada orang tua.
Mengutamakan keluarga dan kasih sayang. 

Setiap orang Bugis, biasanya jika berada di perantauan umumnya akan saling membantu dalam kesetiakawanan.  Orang Bugis tidak akan berani merugikan sesama orang Bugis, namun sebaliknya akan selalu berusaha saling membantu karena selalu ada dalam ikatan emosional yang diturunkan sejak zaman dahulu kala. 

Orang Bugis, umumnya selalu ingin berada di posisi terdepan, dalam kegigihan dan keberanian karena orang yang penakut dianggap bukanlah orang bugis dan dianggap Siri (malu). Untuk itu, banyak yang rela mati demi mempertahankan Siri (harga dirinya). Karena kerelaannya mempertaruhkan nyawa demi harga diri, maka tidak jarang terkesan keras. Padahal didalam hati setiap insan Bugis selalu mengutamakan perasaan dalam berperilaku sehari-hari. 

Orang Bugis, menjunjung tinggi kesopanan dalam bertingkah laku terutama kepada orang tua dan orang yang dituakan. 

Bugis atau To Ugi, umumnya lebih suka menjadi kepala atau pimpinan dalam setiap kegiatan. Ini dikarenakan The Need of Achievement yang tinggi. Olehnya itu, orang Bugis jika merantau lebih banyak menjadi wirausaha atau saudagar agar bisa menyalurkan kebutuhan untuk sebuah "pencapaian" agar dapat menjadi sebuah kebanggaan bagi orang tua dan keluarga kelak. 

Umumnya orang Bugis, jika sudah sukses merantau akan menetap di tempat perantauannya dan berusaha membangun lingkungan keluarganya dimana dia berada. 

Suku Bugis, di dunia memiliki ikatan yang kuat terutama dalam organisasi yang dikenal dengan nama KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan). Ikatan kekeluargaan ini mencakup suku-suku lain di Sulawesi Selatan seperti Makassar, Mandar. dan Toraja. 

Setiap orang Bugis, sebenarnya akan mendahulukan pendekatan hati dan kelembutan terlebih dahulu dalam berinteraksi dengan orang lain. Jika orang Bugis dihargai maka akan menjadi orang yang sangat baik dan akan mengorbankan segalanya bahkan nyawanya demi menjaga nama baiknya. Karena keberaniannya dalam mengorbankan nyawanya maka terkesan keras, padahal kekerasan adalah hal terakhir dilakukan untuk menjaga nama baiknya. 

Jika ingin mengetahui orang Bugis, datanglah ke wilayah Soppeng dan Bone umumnya mereka berbicara bagai berirama lembut dan mendayu karena memang lokasi mereka berada di pegunungan. Lain halnya jika orang Bugis tersebut berasal dari wilayah pantai seperti Pare-pare atau Bulukumba maka terkesan ramai dalam berbicara. 

Orang Bugis sangat menjunjung kesetiakawanan olehnya itu, banyak yang berhasil karena adanya bantuan dan pertolongan sesama orang Bugis-Makassar di perantauannya. Karena kesetiakawanan inilah terkadang pantang untuk merugikan orang Bugis lain, kecuali jika memang sebuah hukum memang harus ditegakkan maka kepentingan hukumlah yang harus ditegakkan. 

Strategi orang Bugis adalah melalui lidah atau diplomasi yang mengutamakan penggunaan hati dan akal, atau bisa juga dengan badik (duel) yang digunakan untuk mempertahankan kehidupan dan terakhir dengan pernikahan atau kasih sayang yang digunakan untuk memperpanjang keturunan dan kebaikan. Dan umumnya saat ini lebih banyak digunakan strategi dengan diplomasi dan pernikahan karena strategi ini lebih banyak memberikan manfaat dan keuntungan baik untuk diri sendiri maupun untuk nama baik keturunan suku Bugis. 


















Thursday, November 8, 2012

Fenomena Jusuf Kalla, Dahlan Iskan, dan Jokowi

Jusuf Kalla, Dahlan Iskan, dan Jokowi adalah sosok orang yang berkarakter:

Jujur apa adanya
Sederhana dalam berpakaian
Cerdas dalam berfikir
Cepat dalam bertindak
Religius dalam berkeyakinan dan
Cinta keluarga

Karakter inilah yang saya sukai....
Mereka jujur walaupun mereka berada dalam lingkungan yang sangat korup
Mereka sederhana walaupun sebenarnya mereka mampu hidup dalam kemewahan
Mereka cerdas walaupun pendidikan mereka tidaklah terlalu tinggi
Mereka cepat dalam bertindak walaupun sangat sulit mengeksekusi masalah yang sangat rumit dan kusut
Mereka religius dan memiliki keyakinan yang tinggi terhadap agama yang mereka anut
Mereka sangat mencintai keluarga walaupun mereka dengan mudahnya memiliki wanita lain.

Karakter-karakter ini, jika semakin disukai dan diteladani oleh masyarakat Indonesia, maka bukan hal mustahil bisa menjadi semacam "bola salju" yang semakin lama semakin membesar dan mengikis habis para pemimpin Indonesia lainnya yang berseberangan dengan pemikiran mereka.

"Role model" yang mereka kembangkan sebenarnya ada dalam prinsip Marketing yaitu satisfying human need and wants. Yaitu model bagaimana seorang pengusaha dalam melayani dan memuaskan konsumennya.

Mereka adalah sosok yang selalu berusaha melayani orang lain dengan sepenuh hati.
Mereka selalu menerapkan mendahulukan kepentingan orang lain sebelum kepentingan dirinya sendiri. Artinya bahwa orang lain (konsumen) adalah raja yang mesti dilayani. Mereka bukanlah sosok yang suka dilayani terbukti beberapa kali mereka lebih suka menyetir sendiri mobilnya walaupun ada supir yang siap melayani mereka. Bahkan seorang Jusuf Kalla, dengan mata kepala saya sendiri, beliau dengan ramah melayani sahabat beliau yang bertamu ke rumahnya dengan memberikan sendiri sebuah piring dan sendok kepada sang sahabat, walaupun beliau adalah seorang wakil presiden RI.

Coba tanyakan ke orang-orang terdekat mereka, umumnya orang-orang yang pernah dekat dengan mereka akan terkagum dengan kesan bersahaja dalam diri mereka.

Mereka memiliki aura yang ikhlas....

Dan karena mereka ikhlaslah maka mereka mampu menjadi seperti sekarang ini....

Mereka bukanlah sosok yang sok berkuasa, sok pamer atau sok jagoan.

Mereka tampil apa adanya yang bahkan hanya berpakaian sederhana, seolah-olah menunjukkan bahwa walaupun berpenampilan sederhana namun dapat melakukan sesuatu yang bernilai....

Siapa yang tidak mengenal bagaimana sosok seorang JK yang pandai dalam menyelesaikan berbagai masalah-masalah konflik yang berkepanjangan hanya dengan kekuatan "keramahan" dan "kebaikannya".
Setiap masalah tidak serta merta diselesaikan dengan kekerasan namun malah terkadang dengan kebaikan hatinya...

Begitu juga sosok Dahlan Iskan yang mampu menyelesaikan masalah dengan mendobrak aturan yang"baku" yang menurut sebagian orang adalah pelanggaran prosedur namun justru prosedur perlu sesekali dirubah demi kepentingan orang banyak.

JK, Dahlan Iskan, dan Jokowi sering kali turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi masyarakat (to analyse Need & Want) lalu memberikan solusi yang tepat (win-win solution) dengan cepat sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Salut untuk Ketiga Pahlawan ini.....
Merekalah sosok "hero" yang telah lama dinantikan dan sangat dibutuhkan oleh bangsa ini....



Tuesday, October 23, 2012

Info Properti


Situs ini didirikan untuk membantu memberikan informasi yang benar dan akurat tentang properti terutama di wilayah BSD City Tangerang. Info lebih lanjut..KLIK

CMP Rent A Car


CMP Rent A Car, adalah perwujudan dari impian, dedikasi dan cinta kepada keluarga..
CMP saya ibaratkan adalah sebuah Cinta terhadap Papa dan Mama...
CMP adalah tidak hanya sebuah bisnis semata, namun juga sebuah karya anak manusia yang mendedikasikan hidup dan cintanya semata-mata untuk keluarga, orang-orang yang dicintai dan juga perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Sang Maha Pemberi.

CMP suatu hari akan bertumbuh dan berkembang dengan pesat sejalan dengan harmonisasi cinta akan keluarga dan kebesaran Indonesia Raya.

CMP Dream and Growing for A Great Indonesia...









VIDEO PROMOTION:  

Rumah Bisnis Indonesia

Rumah Bisnis Indonesia adalah sebuah konsep sederhana dalam mengembangkan usaha dari rumah-rumah di seluruh Indonesia. 

Konsep ini semata-mata untuk memberi manfaat bagi setiap manusia Indonesia yang memiliki jiwa Entrepreneur dalam meraih rezeki yang mulia dan bermanfaat.

Info lebih lanjut klik: www.RumahBisnisIndonesia.com 

Thursday, October 18, 2012

Fenomena Jokowi dengan brand "Sederhana..."

Sebuah berita di Detik.com menyebutkan bahwa sudah 3 hari Jokowi bekerja sebagai Gubernur DKI Jakarta hanya menggunakan kendaraan rental mobil Innova warna hitam....

Berita ini luar biasa, karena bagaimana mungkin seorang Gubernur yang merupakan orang No.1 di kota yang penuh dengan kemacetan dan penuhnya mobil-mobil pribadi yang mewah tapi ternyata gubernurnya hanya menggunakan mobil toyota Innova rental pula....

Tapi inilah gaya khas Jokowi yang sederhana yang membuatnya dicintai dan disukai oleh masyarakat termasuk oleh saya sendiri...

Mengapa?????

Ya...karena Jokowi itu sederhana....

Hah!!!!

Sesederhana itukah????

Oh ternyata tidak!!!!

Jokowi tahu betul dengan dunia Marketing...karena dia adalah seorang yang berjiwa Entrepreneur...
Beliau adalah orang yang cerdas yang bisa memanfaatkan "kekurangannya" menjadi sebuah "kelebihan" yang laku di mata masyarakat.

Di Indonesia...Umumnya untuk saat ini, masyarakat menyukai pemimpin yang sederhana dan lugas apa adanya....lagi-lagi sayapun juga menyukai tipe orang seperti ini....

Ya. Saya menyukai Jokowi karena kesederhanannya...
Karena Jokowi jujur apa adanya
Karena Jokowi mau melakukan yang pejabat lain belum tentu mau melakukannya...
Karena Jokowi terlihat tulus dan ikhlas dalam bekerja serta tidak mencari kekayaan semata...

Masyarakat memang menyukai mobil yang mewah tapi masyarakat tidak ingin uangnya dibelikan untuk mobil mewah apalagi untuk para pejabat yang terlihat korup....

Jokowi tahu betul menggunakan brand "jokowi"nya...

Dia tahu betul bagaimana "menjual" dirinya sebagai sosok yang diidamkan dan dibutuhkan oleh masyarakat....

Jadi, saat ini jika anda ingin menjadi seorang pemimpin di Indonesia jangan bergaya Borjuis....pastilah kurang didukung oleh masyarakat....

Jokowi adalah sebuah Fenomena masyarakat yang sudah muak dengan Borjuisme yang dilakukan para pejabat negeri ini....

Setiap orang sudah tahu bahwa orang-orang yang menggunakan mobil mewah adalah orang-orang yang menghamburkan uang rakyat...walaupun sebenarnya hal ini belum tentu benar adanya....untuk itu Jokowi malah menggunakan mobil Esemka yang buatan anak-anak negeri sendiri...

Intinya, saya suka Jokowi dan semua pemimpin yang bergaya serta berciri seperti Jokowi....

Jokowi adalah sebuah harapan di tengah kegelisahan masyarakat yang merindukan pemimpin yang berani turun ke lapangan dan langsung menyelesaikan permasalahan masyarakat dengan pendekatan hati nurani serta pemikiran yang cerdas....

Jokowi adalah sebuah contoh bahwa setiap orang mampu dan bisa menjadi pemimpin walaupun bertampang pas-pasan, duit pas-pasan, dan gaya pas-pasan....Artinya masyarakat tidak membutuhkan "packaging" masyarakat membutuhkan "esensi"....atau nilai dari sebuah brand.

Selamat untuk Jokowi yang telah menjadi Gubernur DKI Jakarta....dan

Saya percaya Anda bisa membuat perubahan yang besar bagi Jakarta....

Saya percaya Anda mampu mengatasi "godaan" Jakarta.... dengan brand dan ilmu "Jokowi"

Saya percaya Jakarta yang mewah dan besar akan takluk dengan kesederhaan Jokowi....

Bapak Jokowi...
Bangunlah Jakarta yang bersih, bebas macet, bebas banjir dan bebas dari korupsi!