Sepak terjang JK di nasional baru sekarang ini kita lihat namun tidak kita perhatikan secara utuh dan seluruhnya...
Sosok Jusuf Kalla, bagi kalangan orang SUL-SEL bisa dianggap sebagai sosok teladan bagi masyarakat SUL-SEL pada umumnya jadi bukan semata-mata oleh semangat kedaerahan sebagai sesama orang Bugis Makassar.
JK dikenal dalam masyarakat SUL-SEL adalah pribadi yang santun, rendah hati, dermawan, sederhana, taat beragama, cinta kepada keluarga dan para bawahannya...
Pribadi yang santun dan rendah hati inilah yang membuatnya banyak memiliki network di setiap pojok kehidupan bermasyarakat.
Begitu juga pada sosok sederhana, beliau terlihat tidak terlalu menonjolkan diri sebagai "orang kaya" walaupun beliau mampu untuk melakukannya...
Ketaatan beragama bisa kita lihat dengan banyak membantu masyarakat terutama dalam kegiatan sosial keagamaan. Padahal jika memang beliau berpikir hanya "untung semata" tentunya beliau hanya akan membangun imperium bisnis saja ketimbang membangun sebuah mesjid atau lembaga pendidikan yang memberikan efek yang kecil terhadap keuntungan materi.
Sosok dan sifat JK inilah yang dalam masyarakat SUL-SEL sangat jarang bisa kita temui. Disinilah letak "Differentiation Strategy" yang baik secara sadar maupun tidak telah dilakukan dan diteladankan oleh pak Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla, bagi sebagian besar masyarakat SUL-SEL dianggap sebagai simbol "pengusaha teladan", yang memberi kebaikan kepada seluruh karyawannya hingga mencakup seluruh wilayah SUL-SEL bahkan hingga ke seluruh Nusantara...
Begitu banyak teladan yang bisa diambil dari sosok JK ini, untuk itu negeri ini masih memerlukan JK untuk tetap memberi sumbangsih bagi negeri tercinta Indonesia...
Semoga...
Today Top Reading
-
3 Cara Sederhana dan Mudah untuk Memulai Bisnis Sendiri 1. What do you like? Tentukan hal-hal apa saja yang anda sukai untuk anda lakukan, h...
-
Beberapa hari ini...saya tidak melihat pak Sarmili di lampu merah...kemana gerangan dia? Pak Sarmili adalah seorang pengemis tua renta yang ...
-
Impianku... Air Kehidupan.......tak terbayangkan.......tak terkatakan....... Sang Air....yang mengalir jernih melewati setiap sudut taman ha...
Sunday, July 12, 2009
Friday, July 10, 2009
Faktor-faktor Kemenangan SBY dalam pandangan Pemasaran.
Jusuf Kalla Wapres RI kemarin dengan ikhlas dan ksatria menelpon Sang Presiden untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono untuk kembali memimpin negeri ini...
Tindakan cepat yang dilakukan JK ini, cukup beralasan karena beliau melihat hasil quick count tidak akan jauh berbeda dengan hasil resmi KPU nantinya. Dan kita salut atas keihklasan dalam menerima kekalahan dalam sebuah kompetisi yang walaupun cukup keras tapi berakhir damai dan melegakan...
Ada sebuah ungkapan mengatakan "if you lose...don't lose the lesson".
Jika kalah jangan lupa pelajaran besar dibalik kekalahan itu...
PELAJARAN yang bisa dipetik adalah bagaimana strategi yang digunakan SBY dalam "memasarkan" dirinya dengan begitu baik sehingga dapat memenangkan pemilihan langsung ini.
SBY sadar betul akan arti sebuah brand untuk itu beliau menggunakan brand "SBY presidenku" dengan dominasi warna biru yang banyak disukai oleh masyarakat umumnya yang memang juga merupakan warna partai Demokrat. Setiap tampil di muka podium lambang brand SBY ini pasti selalu ada didepannya (secara tidak langsung memberikan efek kedalam alam bawah sadar kita). Nah sekarang siapakah yang tidak menghapal brand ini?...
Dan siapakah pula di Indonesia yang belum pernah menyebutkan kata "lanjutkan" sadar atau tidak kata "tagline" ini selalu mendominasi percakapan kita sehari-hari...
Strategi lain SBY adalah pada Segmented Strategy. SBY sadar betul dan berfokus betul pada People Segmented. Beliau terlihat tidak ingin terkesan terlalu berdekatan dengan para elite di Indonesia namun ingin terlihat berdekatan dengan masyarakat pada umumnya...
Positioning yang ditampilkan SBY sangat mengena dan disukai rakyat Indonesia pada umumnya...SBY berusaha menampilkan citra (positioning) seperti:
Sabar, beliau beberapa kali terlihat "memendam perasaan sakit" jika "diserang" yang banyak terlihat pada media TV hal ini bagi masyarakat seakan ingin membantu "orang yang terzalimi" bagai menonton sinetron TV pada umumnya...
Sopan santun, Dalam berbicara terlihat betul beliau tidak ingin "menyakiti" perasaan orang lain.. walaupun beliau "mampu" untuk melakukannya...
Kebapakan, Dalam iklan dan penampilan sehari-hari digambarkan bagaiman SBY menyukai anak-anak dan mencintai keluarganya...Sosok bapak seperti ini masih menjadi "dambaan" oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia umumnya...
"Cool" dan berkharisma, Ketenangan yang luar biasa menghasilkan "Inner Energy" memancar keluar karena dalam diri setiap manusia ada "energi kebaikan" yang jika dipancarkan akan menghasilkan "gelombang frekuensi" yang sama.
"Smart" Banyak dari kita lebih memilih pemimpian yang memiliki gelar tinggi serta memiliki pendidikan yang tinggi dengan predikat terbaik ini dimaksudakan agar pemimpin nantinya dapat menyelesaikan masalah dengan tepat untuk kemakmuran bangsa,
"Kuat" SBY dipilih oleh rakyat Indonesia karena rakyat merasa belum terlalu aman memberikan "beban kepemimpinan" kepada orang yang belum memiliki "kekuatan militer"...Kekuatan militer masih sangat dibutuhkan dengan banyaknya ancaman yang dapat merusak persatuan bangsa.
Cara bicara SBY yang sangat tertata dan teratur mencerminkan "gaya khas" yang paling diminati oleh masyarakat kita. Lihatlah sekitar kita pemimpin seperti ini "masih selalu" menghiasi kepemimpinan di masyarkat Indonesia pada umumnya...
Inilah mengapa banyak yang mengatakan kemenangan SBY adalah kemenangan "pencitraan"
atau "positioning" yang baik dimata para konsumen dalam hal ini rakyat Indonesia...
Ilmu pemasaran adalah salah satu ilmu Tuhan...Ilmu ini sudah ada semenjak manusia lahir ke muka bumi...
Untuk itu semua manusia ingin "terlihat" lebih baik didepan khalayak, semua manusia ingin menampilkan nama yang baik (brand) dan image yang baik (positioning) sehingga apa yang diinginkannya dapat segera terwujud...
Tindakan cepat yang dilakukan JK ini, cukup beralasan karena beliau melihat hasil quick count tidak akan jauh berbeda dengan hasil resmi KPU nantinya. Dan kita salut atas keihklasan dalam menerima kekalahan dalam sebuah kompetisi yang walaupun cukup keras tapi berakhir damai dan melegakan...
Ada sebuah ungkapan mengatakan "if you lose...don't lose the lesson".
Jika kalah jangan lupa pelajaran besar dibalik kekalahan itu...
PELAJARAN yang bisa dipetik adalah bagaimana strategi yang digunakan SBY dalam "memasarkan" dirinya dengan begitu baik sehingga dapat memenangkan pemilihan langsung ini.
SBY sadar betul akan arti sebuah brand untuk itu beliau menggunakan brand "SBY presidenku" dengan dominasi warna biru yang banyak disukai oleh masyarakat umumnya yang memang juga merupakan warna partai Demokrat. Setiap tampil di muka podium lambang brand SBY ini pasti selalu ada didepannya (secara tidak langsung memberikan efek kedalam alam bawah sadar kita). Nah sekarang siapakah yang tidak menghapal brand ini?...

Dan siapakah pula di Indonesia yang belum pernah menyebutkan kata "lanjutkan" sadar atau tidak kata "tagline" ini selalu mendominasi percakapan kita sehari-hari...
Strategi lain SBY adalah pada Segmented Strategy. SBY sadar betul dan berfokus betul pada People Segmented. Beliau terlihat tidak ingin terkesan terlalu berdekatan dengan para elite di Indonesia namun ingin terlihat berdekatan dengan masyarakat pada umumnya...
Positioning yang ditampilkan SBY sangat mengena dan disukai rakyat Indonesia pada umumnya...SBY berusaha menampilkan citra (positioning) seperti:
Sabar, beliau beberapa kali terlihat "memendam perasaan sakit" jika "diserang" yang banyak terlihat pada media TV hal ini bagi masyarakat seakan ingin membantu "orang yang terzalimi" bagai menonton sinetron TV pada umumnya...
Sopan santun, Dalam berbicara terlihat betul beliau tidak ingin "menyakiti" perasaan orang lain.. walaupun beliau "mampu" untuk melakukannya...
Kebapakan, Dalam iklan dan penampilan sehari-hari digambarkan bagaiman SBY menyukai anak-anak dan mencintai keluarganya...Sosok bapak seperti ini masih menjadi "dambaan" oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia umumnya...
"Cool" dan berkharisma, Ketenangan yang luar biasa menghasilkan "Inner Energy" memancar keluar karena dalam diri setiap manusia ada "energi kebaikan" yang jika dipancarkan akan menghasilkan "gelombang frekuensi" yang sama.
"Smart" Banyak dari kita lebih memilih pemimpian yang memiliki gelar tinggi serta memiliki pendidikan yang tinggi dengan predikat terbaik ini dimaksudakan agar pemimpin nantinya dapat menyelesaikan masalah dengan tepat untuk kemakmuran bangsa,
"Kuat" SBY dipilih oleh rakyat Indonesia karena rakyat merasa belum terlalu aman memberikan "beban kepemimpinan" kepada orang yang belum memiliki "kekuatan militer"...Kekuatan militer masih sangat dibutuhkan dengan banyaknya ancaman yang dapat merusak persatuan bangsa.
Cara bicara SBY yang sangat tertata dan teratur mencerminkan "gaya khas" yang paling diminati oleh masyarakat kita. Lihatlah sekitar kita pemimpin seperti ini "masih selalu" menghiasi kepemimpinan di masyarkat Indonesia pada umumnya...
Inilah mengapa banyak yang mengatakan kemenangan SBY adalah kemenangan "pencitraan"
atau "positioning" yang baik dimata para konsumen dalam hal ini rakyat Indonesia...
Ilmu pemasaran adalah salah satu ilmu Tuhan...Ilmu ini sudah ada semenjak manusia lahir ke muka bumi...
Untuk itu semua manusia ingin "terlihat" lebih baik didepan khalayak, semua manusia ingin menampilkan nama yang baik (brand) dan image yang baik (positioning) sehingga apa yang diinginkannya dapat segera terwujud...
Tuesday, July 7, 2009
8 Juli 2009, Pesta Terbesar yang Terukir oleh Tinta Emas Indonesia…

Besok pagi adalah hari bersejarah Indonesia yang diiukir oleh tinta emas…
Besok pagi, adalah acara terbesar bangsa ini, dimana para pengnnjung acara yang jumlahnya ratusan juta orang dalam waktu yang hampir bersamaan berbondong-bondong mengantri untuk “mengukir” hati nuraninya… untuk memilih Sang Pemimpin Negeri tercinta…untuk Indonesia.
Besok pagi 8 juli 2009 juga adalah hari bersejarah juga bagi diri saya pribadi, karena tanggal ini adalah tanggal kelahiran saya ke bumi Indonesia…
Merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bahwa hari kelahiran dapat “diperingati” oleh seluruh manusia Indonesia…
Memang sejak beberapa bulan lalu, saya masih bimbang dalam memilih siapa yang akan menjadi “problem solver” bagi segala permasalahan hidup ini…sekaligus menjadi pemimpin Indonesia yang akan membawa Indonesia kepada kehidupan yang lebih baik lagi.
Setiap manusia termasuk saya sendiri akan memilih sesuai dengan kebutuhan dan impiannya…akan sebuah negeri yang didambakan bersama.
Untuk itu, besok 8 Juli 2009 saya mengambil keputusan bagi negeri ini untuk memilih:
Pemimpin yang amanah (The Trustee),
pandai (The All-Knowing),
kreatif (The Creator),
adil (The Just),
berpandangan luas (The All-Embracing),
pekerja keras (The Powerful),
berhati mulia (The Noble),
sabar (The Patient), dan
memberi kesejahteraan (The Provider) yang selalu berusaha untuk memecahkan masalah bangsa dan menjadikan negeri ini benar-benar makmur dan sejahtera sehingga rakyat kita tidak memiliki lagi rasa takut akan kemiskinan…Merdeka dengan SEJATI.
Cobalah PERHATIKAN dengan SEKSAMA
Sifat-sifat tadi yang selalu kita rindukan…
inilah yang disebut “HATI NURANI” kita…
inilah “SUARA TUHAN” yang selalu menyertai kita…
PERHATIKAN sekali lagi…
The Trustee = Al Wakiil = Sang Maha Pemanggul Amanah
The All-Knowing = Al Alim = Sang Maha Mengetahui
The Creator = Al-Kholiq = Sang Maha Pencipta
The Just = Al-Adl = Sang Maha Adil
The All Embracing = Al-Waasi= Sang Maha luas
The Powerful = Al-Muqtadir = Sang Maha Kuasa
The Noble = Al-Maajid = Sang Maha Mulia
The Patient = Ash-Shobur = sang Maha Sabar
The Provider = Ar-Rozzak = Sang Maha Penabur Rezeki
Sifat-sifat ini, sebenarnya berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa…yang diturunkan kepada Sang Manusia untuk ‘memelihara” seluruh kehidupan di alam raya ini…
Karena sifat-sifat inilah yang kita rindukan maka kita akan selalu “memilih” dan mendekati sifat Tuhan ini…
Untuk itulah selalu ada banyak orang mengajak kita untuk kembali melihat ke dalam “hati nurani” jika ingin memilih sesuatu karena didalam hati nurani ada sifat Tuhan yang bersemayam didalamnya…
Dan “suara-suara” ini selalu menggema dan mengingatkan kita akan “tujuan” kita dalam kehidupan ini…
Suara Tuhan ini selalu SAMA dimanapun Sang Manusia berada…
APAPUN MASALAH yan dihadapi oleh Sang Manusia….JAWABANNYA sudah “tertulis” dalam hati suci anda…
PERCAYALAH…!!!apapun yang anda YAKINI…selalu ada dalam hati anda dan akan selalu TERJADI sesuai dengan KEYAKINAN anda…
Wednesday, July 1, 2009
Iklan Siapakah yang Paling Efektif pada PILPRES 2009?
Everyday we are engaging with advertising whether you like it or not...
Suka atau tidak suka...Setiap hari kita selalu berhubungan dan hidup berdampingan dengan iklan.
Dan belakangan ini iklan yang paling sering memasuki "kehidupan kita" mulai dari rumah, dalam perjalanan, dan kembali lagi ke rumah...adalah iklan Capres kita.
Saya terkadang bertanya berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk menjadi orang no.1 di negeri ini? dan apakah iklan yang dengan biaya luar biasa tersebut sudah efektif atau tidak?...
Sebenarnya menurut BAPAK Marketing dunia Philip Kotler beliau telah memberikan 3 metode utama untuk melakukan uji coba efektifitas iklan yaitu melalui:
1. Direct Rating Method.
2. Portfolio Test. Yaitu konsumen melihat beragam (portfolio) iklan alternatif dan mencoba mengingat kembali isi iklan tsb.
3. Laboratory Test. Pengujian dilakukan dilaboratorium dan mengukur reaksi fisiologis konsumen seperti denyut jantung, tekanan darah, keringat dll.
Nah untuk iklan yang ada sekarang ini saya lebih tertarik mengujinya dengan Direct Rating Method karena bisa dites/diuji dengan efektif dan efisien.
Metode Peringkat Langsung ini (Direct Rating Method) adalah dengan memberikan kepada konsumen beberapa alternatif iklan dan meminta para konsumen untuk menentukan "peringkat" masing-masing iklan yang dilihat. Penentuan ini didasarkan pada:
1. Kekuatan sebuah iklan dalam menarik perhatian.
2. Mudah tidaknya dibaca/dilihat.
3. Mudah atau tidaknya dipahami.
4. Kemampuan "menggugah" perasaan konsumen.
5. Kemampuan mempengaruhi perilaku konsumen (orang yang melihat iklan tsb).
Saya cenderung memilih iklan TV dalam pengujian ini...
1. Pada iklan di media TV kekuatan sebuah iklan dalam menarik perhatian sangatlah penting. Iklan SBY dan terutama JK termasuk kategori yang paling menarik perhatian saya karena iklan-iklan yang ditampilkan lebih dinamis, lebih kreatif dan bervariasi sehingga kita tertarik dalam melihat kembali iklan-iklan yang tampil di TV tersebut dan iklan yang ditampilkan tidak terlalu monoton.
2. Dalam kemudahan untuk dilihat pada media TV, iklan Mega Prabowo dan SBY yang paling mudah dilihat karena iklannya cukup sederhana.
3. Iklan yang dengan lugas memberikan pemahaman banyak diberikan iklan SBY dengan pemaparan data secara implisit dan JK yang mampu memberikan testimonial oleh beberapa "tokoh nasional" yang dianggap mampu mempengaruhi calon pemilih nantinya.
4. Dalam kemampuan menggugah perasaan iklan SBY dan Boediono sewaktu masih muda saat menjadi prajurit dan guru memberikan kesan bahwa kita semua dulunya adalah orang biasa yang berusaha "meraih impian dan cita". Sedangkan iklan JK-Wiranto yang menggugah perasaan adalah iklan "mampu" dan membangun jati diri bangsa yang mandiri. Iklannya terlihat indah dan sangat mempesona...menggugah bagi diri kita untuk dapat maju, mandiri dan bangga menjadi salah satu warga Indonesia...
Bagi pasangan Mega Prabowo iklan yang menggugah perasaan banyak mengangkat tema yang melibatkan petani dan kemiskinan.
Salah satu contoh iklan Capres 2009 yang menggugah rasa kecintaan bagi negeri...
5. Nah secara pribadi yang paling banyak mempengaruhi pilihan adalah iklan SBY dan JK. Iklan SBY dengan tagline "lanjutkan" yang tiap hari masuk ke alam bawah sadar kita tanpa kita sadari akan mempengaruhi proses pemilihan presiden nantinya...
Sedangkan iklan JK yang banyak mempengaruhi adalah ajakan "tokoh panutan" untuk memilih JK-Wiranto nah jika iklan ini terus menerus masuk ke alam bawah sadar bukan tidak mungkin JK-Wiranto bisa mendapat giliran memimpin negeri ini....Sedangkan Mega Prabowo masih punya waktu untuk membuat iklan yang lebih efektif lagi yang dapat "langsung" menggugah pemilih (konsumen) untuk memilih mereka...
Suka atau tidak suka...Setiap hari kita selalu berhubungan dan hidup berdampingan dengan iklan.
Dan belakangan ini iklan yang paling sering memasuki "kehidupan kita" mulai dari rumah, dalam perjalanan, dan kembali lagi ke rumah...adalah iklan Capres kita.
Saya terkadang bertanya berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk menjadi orang no.1 di negeri ini? dan apakah iklan yang dengan biaya luar biasa tersebut sudah efektif atau tidak?...
Sebenarnya menurut BAPAK Marketing dunia Philip Kotler beliau telah memberikan 3 metode utama untuk melakukan uji coba efektifitas iklan yaitu melalui:
1. Direct Rating Method.
2. Portfolio Test. Yaitu konsumen melihat beragam (portfolio) iklan alternatif dan mencoba mengingat kembali isi iklan tsb.
3. Laboratory Test. Pengujian dilakukan dilaboratorium dan mengukur reaksi fisiologis konsumen seperti denyut jantung, tekanan darah, keringat dll.
Nah untuk iklan yang ada sekarang ini saya lebih tertarik mengujinya dengan Direct Rating Method karena bisa dites/diuji dengan efektif dan efisien.
Metode Peringkat Langsung ini (Direct Rating Method) adalah dengan memberikan kepada konsumen beberapa alternatif iklan dan meminta para konsumen untuk menentukan "peringkat" masing-masing iklan yang dilihat. Penentuan ini didasarkan pada:
1. Kekuatan sebuah iklan dalam menarik perhatian.
2. Mudah tidaknya dibaca/dilihat.
3. Mudah atau tidaknya dipahami.
4. Kemampuan "menggugah" perasaan konsumen.
5. Kemampuan mempengaruhi perilaku konsumen (orang yang melihat iklan tsb).
Saya cenderung memilih iklan TV dalam pengujian ini...
1. Pada iklan di media TV kekuatan sebuah iklan dalam menarik perhatian sangatlah penting. Iklan SBY dan terutama JK termasuk kategori yang paling menarik perhatian saya karena iklan-iklan yang ditampilkan lebih dinamis, lebih kreatif dan bervariasi sehingga kita tertarik dalam melihat kembali iklan-iklan yang tampil di TV tersebut dan iklan yang ditampilkan tidak terlalu monoton.
2. Dalam kemudahan untuk dilihat pada media TV, iklan Mega Prabowo dan SBY yang paling mudah dilihat karena iklannya cukup sederhana.
3. Iklan yang dengan lugas memberikan pemahaman banyak diberikan iklan SBY dengan pemaparan data secara implisit dan JK yang mampu memberikan testimonial oleh beberapa "tokoh nasional" yang dianggap mampu mempengaruhi calon pemilih nantinya.
4. Dalam kemampuan menggugah perasaan iklan SBY dan Boediono sewaktu masih muda saat menjadi prajurit dan guru memberikan kesan bahwa kita semua dulunya adalah orang biasa yang berusaha "meraih impian dan cita". Sedangkan iklan JK-Wiranto yang menggugah perasaan adalah iklan "mampu" dan membangun jati diri bangsa yang mandiri. Iklannya terlihat indah dan sangat mempesona...menggugah bagi diri kita untuk dapat maju, mandiri dan bangga menjadi salah satu warga Indonesia...
Bagi pasangan Mega Prabowo iklan yang menggugah perasaan banyak mengangkat tema yang melibatkan petani dan kemiskinan.
Salah satu contoh iklan Capres 2009 yang menggugah rasa kecintaan bagi negeri...
5. Nah secara pribadi yang paling banyak mempengaruhi pilihan adalah iklan SBY dan JK. Iklan SBY dengan tagline "lanjutkan" yang tiap hari masuk ke alam bawah sadar kita tanpa kita sadari akan mempengaruhi proses pemilihan presiden nantinya...
Sedangkan iklan JK yang banyak mempengaruhi adalah ajakan "tokoh panutan" untuk memilih JK-Wiranto nah jika iklan ini terus menerus masuk ke alam bawah sadar bukan tidak mungkin JK-Wiranto bisa mendapat giliran memimpin negeri ini....Sedangkan Mega Prabowo masih punya waktu untuk membuat iklan yang lebih efektif lagi yang dapat "langsung" menggugah pemilih (konsumen) untuk memilih mereka...
Friday, June 19, 2009
My Favourite & Inspiring Quotation...
Kalimat-kalimat indah dan menginspirasi terkadang saya butuhkan untuk sekedar me"refresh" ide dan untuk "mengingatkan kembali" akan arti sebuah tujuan...
Semoga kalimat inspiratif ini dapat juga memberikan inspirasi bagi semua...
SUKSES bukanlah kunci KEBAHAGIAAN. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang anda lakukan. Anda akan mendapatkan KESUKSESAN itu. (Herman Cain, USA).
Seekor Anjing TIDAK AKAN PERNAH mengejar seorang PEMBERANI. Anjing hanya mengejar seorang PENAKUT. (Mario Teguh).
Manusia bisa MATI. Bangsa-bangsa di dunia bisa bangkit dan JATUH. Tapi IDE akan terus hidup. Karena IDE memiliki DAYA TAHAN terhadap KEMATIAN. (John F Kennedy).
Seseorang TIDAK SEHARUSNYA mengesampingkan KELUARGA demi BISNIS. (Walt Disney).
KEJAYAAN kita yang TERBESAR adalah bukan karena kita tidak pernah jatuh...TETAPI BISA BANGKIT setiap kali kita jatuh...
KESUKSESAN adalah 99% kegagalan. (Soichiro Honda)
TAK ADA faktor yang lebih esensial dalam KESUKSESAN selain DETERMINASI. Dengan itu, hampir semua rintangan akan mampu ditaklukkan. (John D. Rockefeller)
KEPUASAN TERBESAR saya adalah mencapai SUKSES dengan cara yang JUJUR, dengan berpegang teguh pada pandangan bahwa jika kita mendapat KEUNTUNGAN, mereka yang bertransaksi dengan kitapun HARUS memperoleh UNTUNG. (Alan Greenspan)
PADA SAAT saya berpikir bahwa SAYA TELAH BELAJAR BAGAIMANA HIDUP...Sebenarnya saya telah belajar CARA untuk MATI...(Leonardo Da Vinci)
Saya tidak pernah berpikir menggubah lagu untuk mendapatkan REPUTASI dan KEHORMATAN...Apa yang saya ciptakan hanyalah APA yg ADA di HATI saya...ITULAH ALASAN saya BERKARYA... (Beethoven)
SUKSES adalah "guru yang buruk", ia mempengaruhi ORANG CERDAS untuk berpikir bahwa mereka TIDAK BISA GAGAL (Bill Gates)
PADA SAAT saya berpikir bahwa SAYA TELAH BELAJAR BAGAIMANA HIDUP...Sebenarnya saya telah belajar CARA untuk MATI...(Leonardo Da Vinci)
Maha SUCI Allah yang "ditangan-NYA" kekuasaan atas SEGALA SESUATU dan hanya kepada-Nya kita semua DIKEMBALIKAN...(YaaSin)
Semoga kalimat inspiratif ini dapat juga memberikan inspirasi bagi semua...
SUKSES bukanlah kunci KEBAHAGIAAN. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang anda lakukan. Anda akan mendapatkan KESUKSESAN itu. (Herman Cain, USA).
Seekor Anjing TIDAK AKAN PERNAH mengejar seorang PEMBERANI. Anjing hanya mengejar seorang PENAKUT. (Mario Teguh).
Manusia bisa MATI. Bangsa-bangsa di dunia bisa bangkit dan JATUH. Tapi IDE akan terus hidup. Karena IDE memiliki DAYA TAHAN terhadap KEMATIAN. (John F Kennedy).
Seseorang TIDAK SEHARUSNYA mengesampingkan KELUARGA demi BISNIS. (Walt Disney).
KEJAYAAN kita yang TERBESAR adalah bukan karena kita tidak pernah jatuh...TETAPI BISA BANGKIT setiap kali kita jatuh...
KESUKSESAN adalah 99% kegagalan. (Soichiro Honda)
TAK ADA faktor yang lebih esensial dalam KESUKSESAN selain DETERMINASI. Dengan itu, hampir semua rintangan akan mampu ditaklukkan. (John D. Rockefeller)
KEPUASAN TERBESAR saya adalah mencapai SUKSES dengan cara yang JUJUR, dengan berpegang teguh pada pandangan bahwa jika kita mendapat KEUNTUNGAN, mereka yang bertransaksi dengan kitapun HARUS memperoleh UNTUNG. (Alan Greenspan)
PADA SAAT saya berpikir bahwa SAYA TELAH BELAJAR BAGAIMANA HIDUP...Sebenarnya saya telah belajar CARA untuk MATI...(Leonardo Da Vinci)
Saya tidak pernah berpikir menggubah lagu untuk mendapatkan REPUTASI dan KEHORMATAN...Apa yang saya ciptakan hanyalah APA yg ADA di HATI saya...ITULAH ALASAN saya BERKARYA... (Beethoven)
SUKSES adalah "guru yang buruk", ia mempengaruhi ORANG CERDAS untuk berpikir bahwa mereka TIDAK BISA GAGAL (Bill Gates)
PADA SAAT saya berpikir bahwa SAYA TELAH BELAJAR BAGAIMANA HIDUP...Sebenarnya saya telah belajar CARA untuk MATI...(Leonardo Da Vinci)
Maha SUCI Allah yang "ditangan-NYA" kekuasaan atas SEGALA SESUATU dan hanya kepada-Nya kita semua DIKEMBALIKAN...(YaaSin)
Monday, June 15, 2009
Pemenang PILPRES 2009: Seperti Ayah Ibu Kita...?
Pemilihan Presiden Indonesia tanggal 8 Juli 2009, tinggal beberapa minggu lagi....Tanggal 8 Juli ini memiliki arti yang sangat dalam bagi Indonesia karena pada tanggal inilah kita diberikan "kesempatan" untuk dapat memberikan "sedikit pengaruh" bagi terpilihnya salah satu pemimpin terbaik Indonesia periode 2009-2014.
Pada intinya secara diam-diam dalam hati saya, saya mengagumi akan "sifat dan karakter" para pemimpin Indonesia ini, yaitu ibu Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Muhammad Jusuf Kalla.
BACA SELANJUTNYA...
Pada intinya secara diam-diam dalam hati saya, saya mengagumi akan "sifat dan karakter" para pemimpin Indonesia ini, yaitu ibu Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Muhammad Jusuf Kalla.
BACA SELANJUTNYA...
Monday, June 8, 2009
Masih adakah HARAPAN itu?...
Masih adakah harapan bagi kami wahai Indonesiaku?...
Masih adakah harapan bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini?
Masih adakah kemampuan bagi kami untuk maju?
Masih adakah kemampuan kami dalam menghadapi segala cobaan, masalah dan ujian?
Masih adakah kemampuan kami dalam mengarungi kehidupan yang semakin tidak pasti ini?
Masih adakah kehidupan yang lebih baik dari hari-hari yang lalu?
Masih adakah pemimpin yang "mampu" mengangkat bangsa ini menuju masyarakatnya yang sejahtera?...
Masih adakah keinginan masyarakat kita untuk bangkit dan berbuat sesuatu?
Masihkah ada HARAPAN itu?...
Ya Allah Ya Tuhan kami....angkatlah kami...bantulah kami....Kami membutuhkan "cahayaMU"...
8 Juni 2009
BSD City.
Hari Selasa, tanggal 16 Juni sehabis Maghrib...
Sy takjub dan terkesima ketika membaca Al-Quran dan menemukan...kalimat-kalimat ini...
Dan, demikianlah Kami wahyukan kepadamu "ruh" dengan perintah Kami...
SEBELUMNYA engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Quran)
dan apakah IMAN itu...
Tetapi Kami jadi Al-Quran itu "CAHAYA",
yang dengan itu Kami memberi PETUNJUK bagi siapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba Kami...
Dan sungguh engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang LURUS.
Yaitu jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
INGATLAH...SEGALA URUSAN KEMBALI kepada ALLAH...
(Asy-Syuura; Musyawarah)
Terima kasih ya Allah...Subhanallah...
Masih adakah harapan bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini?
Masih adakah kemampuan bagi kami untuk maju?
Masih adakah kemampuan kami dalam menghadapi segala cobaan, masalah dan ujian?
Masih adakah kemampuan kami dalam mengarungi kehidupan yang semakin tidak pasti ini?
Masih adakah kehidupan yang lebih baik dari hari-hari yang lalu?
Masih adakah pemimpin yang "mampu" mengangkat bangsa ini menuju masyarakatnya yang sejahtera?...
Masih adakah keinginan masyarakat kita untuk bangkit dan berbuat sesuatu?
Masihkah ada HARAPAN itu?...
Ya Allah Ya Tuhan kami....angkatlah kami...bantulah kami....Kami membutuhkan "cahayaMU"...
8 Juni 2009
BSD City.
Hari Selasa, tanggal 16 Juni sehabis Maghrib...
Sy takjub dan terkesima ketika membaca Al-Quran dan menemukan...kalimat-kalimat ini...
Dan, demikianlah Kami wahyukan kepadamu "ruh" dengan perintah Kami...
SEBELUMNYA engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Quran)
dan apakah IMAN itu...
Tetapi Kami jadi Al-Quran itu "CAHAYA",
yang dengan itu Kami memberi PETUNJUK bagi siapa yang Kami kehendaki diantara hamba-hamba Kami...
Dan sungguh engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang LURUS.
Yaitu jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
INGATLAH...SEGALA URUSAN KEMBALI kepada ALLAH...
(Asy-Syuura; Musyawarah)
Terima kasih ya Allah...Subhanallah...
Subscribe to:
Posts (Atom)